BUZZ! lagi-lagi aku RINDU lagi

October 23, 2009 at 7:02 am | In The Poet of Words | Leave a Comment

aku rindu dengan tatapan sayunya. warnanya hitam seperti warnaku. juga seperti warna mata makhluk mars lainnya. BUZZ! hitam tapi berbeda, aku terhipnotis sejak hitamku bertaut dengan hitamnya. aku rindu menatap matanya dalam sembunyi.

aku rindu dengan lengkung jenakanya. lengkungnya tak sempurna. tak simetris kanan dan kiri. BUZZ! tapi berbeda, aku tak sadar sering melengkungkan bibir bersamanya. aku rindu tersenyum karenanya.

aku rindu dengan gelak tawanya. tawanya seperti dengusan kebahagiaan. iramanya naik turun meninggi sebelum diakhiri dengan ledekan khasnya “wah parah parah”. BUZZ! biasa, cowok, tapi berbeda, iramanya melantun sekian tahun di pikiranku. aku rindu tertawa bersamanya.

aku rindu dengan sosoknya. sosoknya yang selalu menghadapku ketika menungguku di bawah setelah bel berbunyi. sekarang sosok itu sudah berbalik memunggungiku dan berjalan meninggalkan. BUZZ! kata orang “tak apa, ikhlaskan saja” tapi berbeda, aku masih sering menangis ketika merindukannya seperti ini. aku rindu dia, dia dan semua tentang dia.

“and then it’s all just a scattered memory that left still inside me. not to be true, i refer to no one in this note” *again clearly crossing my finger*

oh tuhan, ya ia tak lagi disini..

October 20, 2009 at 5:30 pm | In The Poet of Words | Leave a Comment
Tags: ,

“oh tuhan, ya ia disana..
disana, menatap dgn tampan..
tatapan rupawan menawan hati..
pergi sudah, hati ini tak lagi disini..”

“oh tuhan, ya ia tak lagi disini..
disini, retak terpetak dalam telak..
terpelanting dan terbanting..
tenang sudah, hati itu tak lagi disini..”

*still.though i once said i won’t wrote anymore note about it.nor endless obsession nor endless tears.just a strong impression that left.still*

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.